Skip to main content

Alat dan Bahan Menggambar Bentuk Obyek Tiga Dimensi



KOMPAS.com - Menggambar merupakan sebuah kegiatan ekspresif yang didalamnya membutuhkan beberapa alat untuk menunjang terciptanya sebuah karya. Karya gambar yang sudah jadi pun disesuaikan dengan tingkatan sesuai umur atau juga kategori. Namun, dari semua itu menggambar membutuhkan peralatan yang mumpuni sehingga hasilnya bisa dilihat. Peran alat dan bahan sangat menentukan untuk menghasilkan gambar bentuk yang baik. Dalam buku Panduan Menggambar Manusia Menggunakan Media Pensil (2010) karya Irfan Abdul Rohman, peralatan gambar yang dipakai memiliki spesifikasi berbeda sesuai jenisnya.


Berikut peralatan menggambar bentuk:  

1. Kertas Gambar 

Kegiatan menggambar membutuhkan kertas yang baik agar proses pembuatan gambar lebih nyaman dan maksimal. Bahan kertas yang baik salah satu syaratnya adalah tidak mudah sobek, mengingat menggambar merupakan proses menggores dan menghapus. Kertas adalah bahan yang paling ideal digunakan untuk menggambar. Dalam menggambar menggunakan pensil agar mendapatkan hasil yang baik, sebaiknya menggunakan kertas yang cukup tebal dan permukaannya kasar (tidak licin) agar goresan yang dihasilkan terkesan artistik. 

2. Pensil 

Pensil merupakan alat yang sangat penting untuk membuat sketsa gambar (obyek). Untuk membuat sketsa gambar bisa memilih berbagai pensil dengan macam spesifiknya, seperti pensil H (hard), HB (hard black), dan B (black). Pensil H (hard) adalah pensil yang memiliki partikel-partikel keras sehingga hasil goresannya tidak begitu terang. Variasi pensil H adalah HH (hard-hard) atau 2H yaitu lebih keras partikelnya daripada pensil H. Pensil HB adalah pensil yang memiliki partikel tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembut (sedang), sehingga hasil coretannya lebih terang daripada pensil H. Karena hasil goresannya terlihat lebih hitam maka istilah “hitam” lebih sering digunakan daripada “lembut”. Sedangkan pensil B adalah pensil yang memiliki partikel lembut dan hitam.

3. Pensil Warna 

Pensil warna salah satu media mewarna yang paling mudah untuk dikuasai sebelum menggunakan media-media lain seperti cat air, cat minyak, spidol, atau crayon. Dikutip dari buku Teknik Mewarnai menggunakan Pensil Warna (2019) karya Yenny Wijaya, pensil warna terdiri dari sumbu zat pewarna dan tanah liat yang dibungkus dengan kayu berbentuk silinder, Pada pensil warna terdapat beberapa warna, seperti kuning, hijau muda, hijau tua, biru muda, biru donker tua, ungu, cokelat, merah, oranye, krem, atau hitam.  

4. Penghapus 

Alat menggambar bentuk yang tak kalah penting adalah karet penghapus. Karet penghapus berguna untuk mengoreksi gambar, bagian-bagian gambar yang sudah tidak diperlukan dapat dihapus. Untuk mendapat hasil terbaik, pakailah karet penghapus dengan kualitas baik yang empuk, tidak kasar, dan bersih. 

5. Serutan Pensil 

Pensil yang runcing akan nyaman digunakan menjadi kunci dalam pembuatan arsiran dan hasil gambar yang baik. Maka salah satu alat penunjang ketajaman pensil adalah serutan pensil atau rautan. Serutan pensil berguna untuk meruncingkan ujung pensil.  Dalam menggambar sebaiknya menggunakan ukuran serutan standar sesuai dengan ukuran pensil yang dipakai. 

6. Alas Kertas 

Peletakan kertas pada bidang yang aman untuk menggambar penting dilakukan karena kertas membutuhkan alas. Pemilihan alas kertas bisa menggunakan banyak media disesuaikan dengan kondisi dan kenyamanan pelaku gambar. Alas untuk menggambar dapat kita buat sendiri dengan memanfaatkan bahan yang terdapat di sekitar rumah, seperti papan triplek, kaca atau benda-benda lain yang permukaan datar dan halus. Selain papan triplek atau kaca, juga dapat menggunakan meja gambar sebagai alas kertas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alat dan Bahan Menggambar Bentuk Obyek Tiga Dimensi", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2020/10/16/113000269/alat-dan-bahan-menggambar-bentuk-obyek-tiga-dimensi?page=all#page2.
Penulis : Fidelis Dhayu Nareswari
Editor : Ari Welianto

Comments

Popular posts from this blog

Kursus Menggambar untuk Usia Dewasa

    Ingin mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat sekaligus menyenangkan? Kakak-kakak bisa belajar menggambar, melukis, design grafis, dan fashion design di La Alfabeta lho! Pengajar La Alfabeta sabar dan kreatif kok untuk mengajar dengan metode yang fun, La Alfabeta menggunakan konsep bermain sambil belajar, jadi siswa tidak merasa terbebani dan tidak cepat bosan. ⁣⁣ Ayo, tunggu apa lagi? Jangan ragu-ragu untuk daftar les Art and Craft bersama La Alfabeta. ⁣⁣⁣⁣Ada pilihan online class maupun offline class lho! Cek kelebihan kami: Online & Offline Class available. Kakak pengajar bisa datang ke rumah dan melakukan pembelajaran secara offline (tatap muka langsung) dan juga bisa melakukan pembelajaran online menggunakan aplikasi Zoom, Skype dan aplikasi sejenis Disc 50% biaya pendaftaran  Harga yang terjangkau  Waktu lebih fleksibel, dapat mengatur jadwal langsung dengan kakak pengajar. Jadwal les tersedia weekdays maupun weekends, dengan rentang waktu panjang mulai pukul

Cara Membedakan Karya Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan

  Cara membedakan karya seni rupa murni dan seni rupa terapan dilihat dari fungsinya, sebagai berikut: Seni rupa murni Seni rupa murni adalah karya seni yang tercipta bebas dengan fungsi yang lebih mengutamakan keindahan dari pada fungsi.  Sebagai kepuasan pandangan mata saja dan biasanya sering digunakan hanya sebagai pajangan. Dilansir dari buku The Perceptual Structure of Three-Dimensional Art (2016) karya Paul MW, fungsi dari seni rupa murni untuk memuaskan batin di dalam ciptaanya. Mengutamakan unsur keindahan.  Contoh karya seni rupa murni adalah lukisan, patung, grafiti, relief, seni koreografi, dan masih banyak lainnya.  Seni rupa terapan Seni rupa terapan adalah merupakan karya seni yang tidak hanya sebagai pajangan rumah saja, melainkan juga berfungsi untuk membantu kehidupan manusia.  Seni rupa terapan lebih mengutamakan kegunaan dibandingkan keindahan. Fungsi dari karya seni rupa terapan justru menonjolkan kegunaan atau kebutuhannya, seperti kebutuhan pokok atau kebuituhan