Skip to main content

3 Pameran Seni yang Digelar Awal Tahun 2021

 

    Jakarta - Mengawali 2020, sejumlah agenda pameran seni dijadwalkan untuk digelar awal tahun ini. Meski kasus Corona masih tinggi di Indonesia, para seniman tak berhenti berkarya untuk memamerkan karya ciptaannya.

Berikut 3 pameran seni yang digelar di awal tahun 2020, seperti dirangkum detikHOT:

1. Tisna Sanjaya: Proyek Seni Dian Lentera Budaya
Dibuka akhir 2020, pameran tunggal Tisna Sanjaya masih bisa disaksikan sepanjang bulan Januari. Lewat proyek seni Dian Lentera Budaya, Tisna Sanjaya mengambil lokasi di eks gedung bioskop bernama Dian di Jalan Balonggede, kota Bandung, Jawa Barat.

2. Semesta dan Angan: Pilihan Karya dari Koleksi Museum MACAN (23 Januari - 25 Juli 2021)
Museum MACAN merencanakan menggelar pameran pilihan karya dari koleksi museum. Pameran ini relevan dengan konteks pergolakan yang berlangsung akibat pandemi.
Ada karya seni instalasi penting Multiverse and Futures (2017) karya perupa Denmark-Islandia Olafur Eliasson, Potrait of Grace Jones (1986) karya Keith Hering, dan karya-karya dari Sigmar Polke, Barbara Kruger, Zai Kuning, Tisna Sanjaya, dan Bandu Darmawan.

3. Stories Across Rising Lands (23 Januari - 22 Mei 2021)
Masih berada di lokasi yang sama, Museum MACAN Jakarta menggelar pameran seni kolektif seni kontemporer dari Asia Tenggara. Eksibisi yang dikomisi oleh KONNECT ASEAN dan didukung ASEAN-Republic of Korea Cooperation Fund menampilkan karya perupa dari berbagai medium.

Dikurasi oleh Museum MACAN Asep Topan dan kurator Korea yang berbasis di Jakarta, Jeong Ok Jeon, ada 8 perupa dan satu kolaborasi artistik .
Mereka adalah Cian Dayrit (Filipina), Ho Rui An (Singapura), Kawita Vatanajyankur (Thailand), Saleh Husein (Indonesia), Lim Kok Yoong (Malaysia), Souliya Phoumivong (Laos), Maharani Mancanagara (Indonesia), Nge Lay (Myanmar) dan sebuah kolaborasi antara Tan Vatey, dan Sinta Wibowo (Kamboja/Belgia).

Source : https://hot.detik.com/art/d-5321438/3-pameran-seni-yang-digelar-awal-tahun-2021

Comments

Popular posts from this blog

Alat dan Bahan Menggambar Bentuk Obyek Tiga Dimensi

KOMPAS.com - Menggambar merupakan sebuah kegiatan ekspresif yang didalamnya membutuhkan beberapa alat untuk menunjang terciptanya sebuah karya. Karya gambar yang sudah jadi pun disesuaikan dengan tingkatan sesuai umur atau juga kategori. Namun, dari semua itu menggambar membutuhkan peralatan yang mumpuni sehingga hasilnya bisa dilihat. Peran alat dan bahan sangat menentukan untuk menghasilkan gambar bentuk yang baik. Dalam buku Panduan Menggambar Manusia Menggunakan Media Pensil (2010) karya Irfan Abdul Rohman, peralatan gambar yang dipakai memiliki spesifikasi berbeda sesuai jenisnya. Berikut peralatan menggambar bentuk:   1. Kertas Gambar  Kegiatan menggambar membutuhkan kertas yang baik agar proses pembuatan gambar lebih nyaman dan maksimal. Bahan kertas yang baik salah satu syaratnya adalah tidak mudah sobek, mengingat menggambar merupakan proses menggores dan menghapus. Kertas adalah bahan yang paling ideal digunakan untuk menggambar. Dalam menggambar menggunakan pensil agar menda

Cara Membedakan Karya Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan

  Cara membedakan karya seni rupa murni dan seni rupa terapan dilihat dari fungsinya, sebagai berikut: Seni rupa murni Seni rupa murni adalah karya seni yang tercipta bebas dengan fungsi yang lebih mengutamakan keindahan dari pada fungsi.  Sebagai kepuasan pandangan mata saja dan biasanya sering digunakan hanya sebagai pajangan. Dilansir dari buku The Perceptual Structure of Three-Dimensional Art (2016) karya Paul MW, fungsi dari seni rupa murni untuk memuaskan batin di dalam ciptaanya. Mengutamakan unsur keindahan.  Contoh karya seni rupa murni adalah lukisan, patung, grafiti, relief, seni koreografi, dan masih banyak lainnya.  Seni rupa terapan Seni rupa terapan adalah merupakan karya seni yang tidak hanya sebagai pajangan rumah saja, melainkan juga berfungsi untuk membantu kehidupan manusia.  Seni rupa terapan lebih mengutamakan kegunaan dibandingkan keindahan. Fungsi dari karya seni rupa terapan justru menonjolkan kegunaan atau kebutuhannya, seperti kebutuhan pokok atau kebuituhan

Teknik Pelakat dalam Seni Lukis

KOMPAS.com - Setiap karya pelukis tentu memiliki karakternya masing-masing. Karakter tersebut biasanya terletak dari teknik seni lukis yang digunakan. Seni lukis yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangnya menciptakan aliran sekaligus teknik yang digunakan. Dalam buku Pita Maha: Gerakan Seni Lukis Bali 1930-an (2018) karya Wayan Kun Adnyana, teknik yang berbeda tentunya akan menghasilkan karya yang berbeda pula. Dari berbagai teknik yang ada, salah satu teknik yang sering digunakan adalah teknik plakat. Teknik plakat adalah salah satu teknik melukis atau menggambar yang menggunakan bahan dasar cat air, cat akrilik, atau cat minyak dengan sapuan warna cat yang tebal. Dengan memberikan sapuan warna yang tebal, maka lukisan terkesan colourfull. Teknik plakat digunakan pelukis untuk menghasilkan lukisan yang mempesona dan tentunya bernilai tinggi. Ciri teknik plakat Ciri-ciri teknik plakat, yaitu: Sapuan warna yang kental dan tebal. Hasil lukisan menutupi seluruh bagian medianya Mem