Skip to main content

Tokoh Pelukis Aliran Seni Surealisme di Dunia

 

KOMPAS.com - Surealisme menimbulkan kesan alam mimpi bagi penikmat seninya. Jenis karya seni ini menghadirkan hubungan yang sifatnya kontradiksi antara mimpi dan kenyataan lewat penggambaran obyeknya. 

Surealisme pertama kali diperkenalkan oleh Guillaume Apollinaire, pada 1917. Menurut Sofyan Salam dan teman-teman dalam buku Pengetahuan Dasar Seni Rupa (2020), surealisme merupakan suatu gerakan dalam dunia sastra, film, dan seni rupa. 

Karya seni rupa beraliran surealisme menggambarkan alam pikiran manusia yang berada di bawah alam sadar. Jenis aliran ini menggunakan pendekatan teori psikologi Sigmund Freud, yang menyatakan jika alam pikiran manusia terdiri atas alam sadar dan bawah sadar. 

Dikutip dari jurnal Lampu sebagai Simbol dalam Seni Lukis Surealis (2017) karya M. Yasir, karya seni rupa aliran surealisme memiliki beberapa ciri, yaitu terkesan bebas, menampilkan sesuatu yang aneh dan asing, memberi perspektif yang membingungkan, serta berhubungan dengan fantasi.

Pelukis Aliran Suealisme di Dunia

Perkembangan aliran surealisme di bidang karya seni rupa tentunya tidak dapat dipisahkan dari peran pelukis di dunia. Siapa sajakah tokoh pelukisnya?

Salvador Dali 
Melansir dari Encyclopaedia Britannica, Salvador Dali memiliki nama lengkap Salvador Felipe Jacinto Dali y Domenech lahir pada 11 Mei 1904. Salvador Dali menjadi salah satu pelukis aliran surealisme yang terkenal di dunia. Salah satu karya Salvador Dali yang paling terkenal ialah ‘The Persistence of Memory’. Lukisan ini menampilkan lukisan jam yang seolah meleleh di padang tandus. Selain lukisan ini, Salvador juga memiliki karya lainnya yang berjudul 'The Elephants' (1948), 'Lobster Telephone' (1936), 'The Temptation of St. Anthony' (1946), dan 'The Great Masturbator' (1929). 

Rene Magritte 
Rene Magritte, seniman asal Belgia, lahir pada 21 November 1898. Ia merupakan pelukis aliran surealisme yang cukup terkenal, selain Salvador Dali. Beberapa karya seninya yang cukup dikenal ialah 'The Son of Man' (1964), 'Golconda' (1953), 'The Lovers' (1928), dan 'The False Mirror' (1928).

Andre Masson 
Andre Masson lahir pada 4 Januari 1896. Andre Masson dikenal sebagai salah satu tokoh pelukis aliran surealisme yang karyanya cukup dikenal di dunia. Beberapa contoh karyanya adalah 'Gradiva' (1939), 'Automatic Drawing' (1924), 'Birth of Birds' (1925), dan 'In the Tower of Sleep' (1938). 

Joan Miro 
Joan Miro lahir pada 20 April 1983. Ia merupakan seorang pelukis beraliran surealisme. Beberapa contoh karyanya yang cukup dikenal adalah 'The Beautiful Bird Revealing the Unknown to a Pair of Lovers' (1941), 'Women and Birds at Sunrise' (1946), 'Ciphers and Constellations in Love with a Woman' (1941), 'Still Life with Old Shoe' (1937), dan 'The Birth of the World' (1925). Selain keempat pelukis di atas, masih ada beberapa pelukis aliran surealisme lainnya, yakni Marc Chagall, Jean Arp, Max Ernst, Paul Klee, Yves Tanguy, serta Roberto Matta.

Source : https://www.kompas.com/skola/read/2021/07/19/125124769/tokoh-pelukis-aliran-surealisme-di-dunia 






Comments

Popular posts from this blog

Alat dan Bahan Menggambar Bentuk Obyek Tiga Dimensi

KOMPAS.com - Menggambar merupakan sebuah kegiatan ekspresif yang didalamnya membutuhkan beberapa alat untuk menunjang terciptanya sebuah karya. Karya gambar yang sudah jadi pun disesuaikan dengan tingkatan sesuai umur atau juga kategori. Namun, dari semua itu menggambar membutuhkan peralatan yang mumpuni sehingga hasilnya bisa dilihat. Peran alat dan bahan sangat menentukan untuk menghasilkan gambar bentuk yang baik. Dalam buku Panduan Menggambar Manusia Menggunakan Media Pensil (2010) karya Irfan Abdul Rohman, peralatan gambar yang dipakai memiliki spesifikasi berbeda sesuai jenisnya. Berikut peralatan menggambar bentuk:   1. Kertas Gambar  Kegiatan menggambar membutuhkan kertas yang baik agar proses pembuatan gambar lebih nyaman dan maksimal. Bahan kertas yang baik salah satu syaratnya adalah tidak mudah sobek, mengingat menggambar merupakan proses menggores dan menghapus. Kertas adalah bahan yang paling ideal digunakan untuk menggambar. Dalam menggambar menggunakan pensil agar menda

Kursus Menggambar untuk Usia Dewasa

    Ingin mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat sekaligus menyenangkan? Kakak-kakak bisa belajar menggambar, melukis, design grafis, dan fashion design di La Alfabeta lho! Pengajar La Alfabeta sabar dan kreatif kok untuk mengajar dengan metode yang fun, La Alfabeta menggunakan konsep bermain sambil belajar, jadi siswa tidak merasa terbebani dan tidak cepat bosan. ⁣⁣ Ayo, tunggu apa lagi? Jangan ragu-ragu untuk daftar les Art and Craft bersama La Alfabeta. ⁣⁣⁣⁣Ada pilihan online class maupun offline class lho! Cek kelebihan kami: Online & Offline Class available. Kakak pengajar bisa datang ke rumah dan melakukan pembelajaran secara offline (tatap muka langsung) dan juga bisa melakukan pembelajaran online menggunakan aplikasi Zoom, Skype dan aplikasi sejenis Disc 50% biaya pendaftaran  Harga yang terjangkau  Waktu lebih fleksibel, dapat mengatur jadwal langsung dengan kakak pengajar. Jadwal les tersedia weekdays maupun weekends, dengan rentang waktu panjang mulai pukul

Cara Membedakan Karya Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan

  Cara membedakan karya seni rupa murni dan seni rupa terapan dilihat dari fungsinya, sebagai berikut: Seni rupa murni Seni rupa murni adalah karya seni yang tercipta bebas dengan fungsi yang lebih mengutamakan keindahan dari pada fungsi.  Sebagai kepuasan pandangan mata saja dan biasanya sering digunakan hanya sebagai pajangan. Dilansir dari buku The Perceptual Structure of Three-Dimensional Art (2016) karya Paul MW, fungsi dari seni rupa murni untuk memuaskan batin di dalam ciptaanya. Mengutamakan unsur keindahan.  Contoh karya seni rupa murni adalah lukisan, patung, grafiti, relief, seni koreografi, dan masih banyak lainnya.  Seni rupa terapan Seni rupa terapan adalah merupakan karya seni yang tidak hanya sebagai pajangan rumah saja, melainkan juga berfungsi untuk membantu kehidupan manusia.  Seni rupa terapan lebih mengutamakan kegunaan dibandingkan keindahan. Fungsi dari karya seni rupa terapan justru menonjolkan kegunaan atau kebutuhannya, seperti kebutuhan pokok atau kebuituhan