Skip to main content

Jaga Kesehatan Mental Selama di Rumah Saja Coba Bikin Karya Seni


TEMPO.CO, Jakarta Begitu banyak orang terjebak di rumah-rumah mereka selama social distancing demi mencegah penyebaran virus corona, hampir semua orang kekurangan stimulasi dan tekanan berlebihan. Salah satu cara untuk membantu kesehatan mental Anda saat berada di rumah, kata para pakar, adalah menciptakan beberapa karya seni apa pun jenisnya. Misalnya melukis, menulis perasaan Anda dalam jurnal, menghias kue, atau melakukan tarian spontan di dapur, ekspresi artistik dapat sangat membantu kesehatan mental.

"Hampir semua aktivitas kreatif bisa menjadi terapi," kata Gregory Nawalanic Pys.D., seorang psikolog di University of Kansas, seperti dilansir dari laman Bustle. Dan, yang penting, tidak masalah jika Anda merasa tidak memiliki bakat; Anda bisa menjadi Mozart berikutnya atau hampir tidak bisa mengingat di mana nada C ada di keyboard, dan Anda mungkin akan merasakan manfaatnya.

"Itu berguna untuk memiliki perangkat keterampilan mengatasi untuk membantu menenangkan sistem saraf - dan di situlah seni muncul," terapis seni Cassie Hamrick, ATR LCMHC. Mereka menjelaskan bahwa seni telah terbukti membantu mengatur sistem saraf melalui keterlibatan pikiran-tubuh; ketika Anda menggambar, Anda mengarahkan tubuh Anda untuk memegang pensil, dan pikiran Anda untuk mengarahkan gerakan tangan Anda.

"Jenis gerakan yang terfokus dan diwujudkan ini dapat membantu mengaktifkan sayap parasimpatis sistem saraf kita, yang mengirimkan sinyal yang menenangkan ke seluruh otak dan tubuh," kata mereka. Inilah sebabnya Anda merasa tenang dan fokus saat Anda mewarnai gambar atau berkonsentrasi pada petikan kunci gitar.


Sains pun mendukungnya. Sebuah tinjauan studi tentang seni dan kesehatan yang diterbitkan dalam American Journal of Public Health pada 2010 menemukan bahwa melakukan beberapa bentuk aktivitas artistik meningkatkan kesejahteraan dan perasaan harga diri, meredakan gejala kecemasan dan depresi, dan mengurangi stres. Sebuah laporan oleh Organisasi Kesehatan Dunia pada 2019 juga menemukan bahwa berlatih seni dapat membantu Anda mengatasi dan mengatur emosi Anda, dan mengurangi kesepian.

Seni juga dapat membantu kita mengungkapkan perasaan yang tidak kita miliki kata-katanya. "Seni, menulis, dan musik adalah outlet kreatif yang hebat untuk membantu menghabiskan waktu, karena menyediakan outlet untuk mengekspresikan perasaan kita mungkin tidak dapat secara efektif, atau bahkan dengan sopan, verbalisasi pada saat itu," Kata Nawalanic. Ruang artistik bisa sepi, tenang, dan menerima, memungkinkan Anda untuk menjadi rentan dan melakukan dan mengatakan apa yang Anda rasakan.

Menciptakan seni bisa menjadi terapi dalam pelariannya juga. "Ketika kombinasi antara hati, pikiran, dan tubuh benar-benar terlibat pada tingkat yang dalam, kami masuk ke kondisi yang melampaui kenyataan," ujar psikoterapis Karen Koenig, LCSW, M.Ed. Pelarian ini bisa sangat membantu bagi siapa saja yang merasa benar-benar terkungkung oleh empat dinding apartemen mereka sekarang. "Lemparkan hati dan jiwa Anda ke dalam usaha kreatif hanya untuk kesenangan murni itu," kata Koenig - pelarian itu dapat membantu Anda mengkalibrasi ulang dan merasakan kelegaan.

Apa pun kegiatan artistik yang Anda lakukan, itu juga dapat memberikan motivasi: Koenig mengatakan bahwa seni dapat memberi orang sesuatu yang dinanti-nantikan setiap hari, dan prestasi baru untuk dirayakan. "Kami dapat menetapkan tujuan untuk pertumbuhan pribadi melalui belajar memainkan instrumen atau menambahkan lagu baru ke repertoar," Kata Nawalanic. Setiap tujuan yang Anda temui adalah kesempatan untuk merasa baik tentang diri Anda.

Jika Anda ingin menjelajahi menggunakan seni sebagai cara untuk mengatasi masalah dalam terapi, Hamrick mengatakan Anda harus mencari ahli terapi seni yang berkualitas. "Terapis seni dilatih dalam teknik psikoterapi dan konseling, seni berpusat sebagai metode penyembuhan," kata mereka. Tetapi mereka juga menunjukkan bahwa siapa pun dapat menggunakan seni untuk membantu kesehatan mental mereka di rumah. "Kami tahu bahwa ekspresi kreatif selalu menjadi alat yang digunakan manusia untuk kesejahteraan dan kelangsungan hidup. Anda tidak harus 'menjadi seniman' untuk mendapat manfaat."

Comments

Popular posts from this blog

Alat dan Bahan Menggambar Bentuk Obyek Tiga Dimensi

KOMPAS.com - Menggambar merupakan sebuah kegiatan ekspresif yang didalamnya membutuhkan beberapa alat untuk menunjang terciptanya sebuah karya. Karya gambar yang sudah jadi pun disesuaikan dengan tingkatan sesuai umur atau juga kategori. Namun, dari semua itu menggambar membutuhkan peralatan yang mumpuni sehingga hasilnya bisa dilihat. Peran alat dan bahan sangat menentukan untuk menghasilkan gambar bentuk yang baik. Dalam buku Panduan Menggambar Manusia Menggunakan Media Pensil (2010) karya Irfan Abdul Rohman, peralatan gambar yang dipakai memiliki spesifikasi berbeda sesuai jenisnya. Berikut peralatan menggambar bentuk:   1. Kertas Gambar  Kegiatan menggambar membutuhkan kertas yang baik agar proses pembuatan gambar lebih nyaman dan maksimal. Bahan kertas yang baik salah satu syaratnya adalah tidak mudah sobek, mengingat menggambar merupakan proses menggores dan menghapus. Kertas adalah bahan yang paling ideal digunakan untuk menggambar. Dalam menggambar menggunakan pensil agar menda

Kursus Menggambar untuk Usia Dewasa

    Ingin mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat sekaligus menyenangkan? Kakak-kakak bisa belajar menggambar, melukis, design grafis, dan fashion design di La Alfabeta lho! Pengajar La Alfabeta sabar dan kreatif kok untuk mengajar dengan metode yang fun, La Alfabeta menggunakan konsep bermain sambil belajar, jadi siswa tidak merasa terbebani dan tidak cepat bosan. ⁣⁣ Ayo, tunggu apa lagi? Jangan ragu-ragu untuk daftar les Art and Craft bersama La Alfabeta. ⁣⁣⁣⁣Ada pilihan online class maupun offline class lho! Cek kelebihan kami: Online & Offline Class available. Kakak pengajar bisa datang ke rumah dan melakukan pembelajaran secara offline (tatap muka langsung) dan juga bisa melakukan pembelajaran online menggunakan aplikasi Zoom, Skype dan aplikasi sejenis Disc 50% biaya pendaftaran  Harga yang terjangkau  Waktu lebih fleksibel, dapat mengatur jadwal langsung dengan kakak pengajar. Jadwal les tersedia weekdays maupun weekends, dengan rentang waktu panjang mulai pukul

Cara Membedakan Karya Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan

  Cara membedakan karya seni rupa murni dan seni rupa terapan dilihat dari fungsinya, sebagai berikut: Seni rupa murni Seni rupa murni adalah karya seni yang tercipta bebas dengan fungsi yang lebih mengutamakan keindahan dari pada fungsi.  Sebagai kepuasan pandangan mata saja dan biasanya sering digunakan hanya sebagai pajangan. Dilansir dari buku The Perceptual Structure of Three-Dimensional Art (2016) karya Paul MW, fungsi dari seni rupa murni untuk memuaskan batin di dalam ciptaanya. Mengutamakan unsur keindahan.  Contoh karya seni rupa murni adalah lukisan, patung, grafiti, relief, seni koreografi, dan masih banyak lainnya.  Seni rupa terapan Seni rupa terapan adalah merupakan karya seni yang tidak hanya sebagai pajangan rumah saja, melainkan juga berfungsi untuk membantu kehidupan manusia.  Seni rupa terapan lebih mengutamakan kegunaan dibandingkan keindahan. Fungsi dari karya seni rupa terapan justru menonjolkan kegunaan atau kebutuhannya, seperti kebutuhan pokok atau kebuituhan